MUSLIMAH SUKA KOREA?!








Pilih Bahasa Arab atau Bahasa Korea?

Well, hari ini banyak Muslimah yang digandrungi 'Korean Wave' yang udah masuk kurang lebih 10 tahun. Padahal film zaman dulu saja belum sampai bertahan hingga 10 tahun lebih ini. Menurut temen temen, kenapa bisa begitu awet ya? Korean Wave dengan Muslimah?🤔🤔

Atau bisa jadi sebab Negri Gingseng itu sudah menarik hati dan Sering pula berselancar di area media sosial. Hedew, apalagi nih tampilan drama Korea memang sangat memikat hati, mulai dari artis artisnya (bodo amat oplas), ceritanya, sampai alur depan dan awalnya pun menarik. Sampai hati kalau sudah masuk ke dalam selalu khilaf. Kurang pas kalo gak pake soundtrack yang memandu isi cerita dramanya yang mana bisa mendukung sesuai scene.

So, gak sedikit juga yang masih suka belajar bahasa Korea karena tontonan Korea, musik Korea, dan orang orang yang korea bikin hati klepek-klepek, yang kadang juga nyaris narsisnya kebangetan. Apalagi dengan seringnya denger bahasa koreanya, jadilah sampai ngimpinya pun ke Korea, jadi ketagihan bahasa Korea. Gejala virus virus Kpop dan tetek bengeknya.

Gak papa banget kalau kamu mau belajar sebab ilmunya. Tapi, kalo udah karena serangan virus Kpop itu, mending gak deh ya! Itu bakal jadi sia sia. Dan juga, kurangi yang unfaedah nonton drama begitu.

Fakta uniknya Menurut Pakar bahasa Benyamin Whorf dan Edward Shapir bahwa relativitas bahasa menjadi dasar dari aktifitas mental. Itulah mengapa bahasa bisa mempengaruhi sikap dan pola perilaku diri sendiri.

Apalagi kalo hidayah nya dari nonton drama. Mau gak mau belajar bahasa Korea biar apa? Biar tahu gaulnya orang Korea dan secara gak sadarnya kamu ikut arus pemikiran mereka dengan segala actionnya yang ditiru. Pokoknya, segala tentang Korea deh!

"Bahasa ciri suatu bangsa" ah, anak remaja zaman sekarang. Boleh sih, kamu punya impian ke Korea, tapi dalam hal apa? Kalo pengen sekedar mantengin oppa oppa buang uang aja. Apalagi di Negri itu sangat dominan atheisnya. Secara enggak sikap dan tutur kata nya akan berpengaruh dalam perilaku kita. Ingat, kita umat Rosulullah yang mana nanti kita gak ada pertanggung jawaban bisa berbahasa Korea. Tapi, kita diperlukan banget belajar bahasa Arab untuk bahasa umat muslim sedunia nanti.

Kita kudu tahu dong jati diri seorang muslim bagaimana dengan fitrahnya. Yaa jelaskan pasti bahasanya orang muslim ya bahasa Arab. Mau gak mau suka enggaknya ya kita perlu belajar bahasa Arab. Dimana kita semua kaum muslim akan bersatu dalam satu naungan Negara Islam yang terdiri atas berbagai Negara satu dengan bahasa Internasional nya bahasa Arab. Itulah mengapa kita, khususnya kaum muslim dianjurkan bahkan diwajibkan belajar bahasa Arab sebisa mungkin.

Sedang Bahasa Korea? Menyatukan apa selain merusak pemikiran kita dengan bawaan budaya kaum kafir? Enggak banget ya sista. Jangan sampai!

"Maka wajib atas setiap muslim mempelajari bahasa Arab sekuat kemampuannya. Sehingga dia bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah ta'ala dan Nabi Muhammad Saw utusanNya. Yang dengan beliau umat muslim bisa mempelajari kitab kitab suci" Itu contoh perkataan dari Imam Syafi'i. Begitu besar dan sangat mempengaruhi kehidupan kan?

Padahal bahasa Arab itu identitas kita sebagai umat muslim. Kalau saja kita bisa bangga dengan bahasa lain, kenapa tidak dengan bahasa persatuan sendiri? Yang bahkan sangat dibutuhkan. Pun juga sebagai umat muslim ketika tidak tahu tentang bahasa Arab masih kurang sreg gitu tampilnya.

Bahasa Arab bahasa Kaum Muslim, kamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMI PENANTIAN LUKA #1

Bukan Sekadar Teori

Edisi Ramadan_Bersama dalam Ketaatan