Postingan

Pemimpin Paling Malas (1)

Gambar
 Pemimpin Paling Malas  Adakah?  Sepertinya tidak ada. Karena beban seorang pemimpin tak lagi sekadar berleha-leha scrol sosmed atau bermain games sampai habiskan masa. Tak ada pemimpin, yang membawa jutaan rakyatnya duduk bersantai tanpa melakukan tugasnya sebagai pemimpin. Suatu waktu, suatu saat kita pasti akan menjadi seorang pemimpin, siapapun itu. Pasti. Maka, yuk berbenah dengan serius untuk mempersiapkan jadi pemimpin.  ✔Pemimpin, Senantiasa Belajar   Pemimpin adalah dia yang senantiasa belajar. Luput dari rasa malas untuk membangun jiwa-jiwa pemimpinnya. Sejatinya, manusia yang malas belajar, sama halnya dengan manusia yang berhenti jadi pemimpin. Maka, mulailah memimpin diri sendiri untuk berani lebih baik, berani lebih maju, dan berani melawan takut pada hak negatif. Karena, memulai bangkit ke zona sibuk memang tak mudah, tapi bukan berarti tak bisa.   ✔ Pemimpin Visioner   Adalah yang bisa melihat jangkauan lebih dari orang-or...

Jagain Aku

Namaku HIDAYAH. Orang-orang sering kali mengatakan, “ntar ajalah jadi orang benernya kalo udah tua”, “ntar ajalah ngajinya kalo udah tua”, “ntar ajalah tobatnya kalo udah tua”. Tapi satu hal yang tidak mereka sadari, bahwa Pemilikku bisa kapan saja memanggil mereka, untuk “pulang”. Tanpa disadari pada saat yang sama mereka sedang menjauh dariku⁣ ⁣ Tak peduli sudah tua atau masih muda. Tak peduli sakit atau sehat. Dimanapun, kapanpun, Pemilikku bisa memanggil mereka. Sebagian dari mereka tak menyadari bahwa masa mudanya-lah yang akan dipertanggung jawabkan dan sebagian dari mereka menyadari tapi enggan untuk menjemputku. Alasannya hanya satu, DUNIA. Mereka masih asik dengan dunia yang fana, entah apa yang mereka kejar sehingga makin hari makin menjauhiku.⁣ ⁣ Ada sebagian yang menjemputku diawal waktu, tapi seiring berjalannya waktu mereka ikut berbelok. Miris memang, tapi itulah kenyataannya. Ada juga sebagian yang masih diberikan waktu kemudian dia menjemputku, dia hebat, hingga kini d...

TEMUKAN SATU SCENIUS

Gambar
  “Berikan yang kamu punya. Bagi seseorang, bisa jadi itu berguna baginya melebihi dugaanmu.” —Henry Wadsworth Longfellow TEMUKAN SATU SCENIUS Sumbangan Karyamu Apa Untuk Bekal Nanti?? Mitos deduktif tentang kreativitas, salah satu yang paling membahayakan adalah "Genius Penyendiri". Artinya, seseorang yang dengan bakat luar biasa muncul tiba-tiba tanpa adanya pengaruh atau pendahulu yang berhubungan langsung dengan Sang Kholiq.  Kalau sekilas inspirasi lewat, kita bak petir yang datang mengejutkan tiba-tiba, layaknya cahaya yang bersinar. Lalu, dengan sisa tenaga dan waktu kita mengurung di ruangan, di kamar, di pojok kantor, di sawah hanya untuk meluncurkan gagasan besar dalam diri kita untuk dunia dengan gegap gempita.  Bila teman-teman percaya mitos genius penyendiri, berarti kita termasuk kreativitas antisosial. Ada memang sosok terkenal itu, seperti Mozart, Einstein, atau Picasso.  Selebihnya, kita ternganga. Ada jalan sehat memandang kreativitas, disebut Sceni...

Dear Millenials

#DearMillennials... Setuju dong kalau semua muslimah itu cantik? Tapi sebab kita menganut Islam makanya kita terikat oleh syariat, maka dari itulah muslimah tak bisa menunjukkan kecantikkannya pada semua orang ⠀ Hal ini bukan untuk membuat wanita terlihat tak menarik didepan sesama saudaranya, tapi tak lain dan tak bukan ini adalah bentuk penjagaan Rabbnya terhadap dirinya ⠀ Sampai sini sepakat? #DearMillennials... Kita hidup di zaman yang serba canggih, hampir semua orang bisa menggunakan teknologi canggih di zaman ini tak terkecuali anak-anak kecil ⠀ Pernah ga merasa khawatir sama adik-adik kita dirumah yang rasanya tuh sekarang ini mantengin gadget lebih asik ketimbang main petak umpet kayak kita dulu? Iya sih... namanya juga zaman makin berkembang, lagian juga capek yah siang-siang, lari-larian terus kulit jadi gelap๐Ÿ˜‚ Bukan itu sih masalahnya, tapi lebih ke apa yang sekarang mereka tonton, mainin dan cari di dunia maya ⠀ Sedikit saran nih buat kamu yang aktif banget di social medi...

Parah Sis!

Viral, saat ini siapa yang gak suka dikenal banyak orang? Dapat banyak pujian dari banyak orang, bahkan dari situ bisa menghasilkan uang~⁣ ⁣ Seneng kan? Iyalah.⁣ Dari 1 video atau konten yang dibuat kemudian banyak disebarin sama orang-orang, dan ternyata banyaj yang suka dan ternyata lagi banyak yang ngikutin itu. Semakin banyak, semakin banyak dan semakin banyak yang ngikutin berharap ikutan viral kayak yang sebelumnya, utamanya kaum hawa.⁣ ⁣ Bisa dibilang mereka jadi berlomba-lomba mengejarnya. Iya, si eksistensi.⁣ Tapi ada juga yang mereka lupa, ada yang perlahan-lahan ditinggalkan hingga hampir hilang dari tiap pemiliknya. Iya, rasa malu.⁣ ⁣ Kelewat merasa dia juga bisa kayak orang lain, tapi lupa kalau punya “aturan main” dari Rabbul ‘alamin⁣ ⁣ #PARAHSIS Biar Kekinian—Part 1 Gak ada salahnya menjadi eksis⁣⁣ Pahlawan-pahlawan Islam juga eksis, dari masa ke masa, sampai saat ini, yakan?⁣⁣ Menjadi eksis gak salah, lebih-lebih kalau kita jadi eksis karna suatu kebaikan yang kita kerj...

Hijabmu Kehormatanmu

Di antara tuntunan syariat-Nya ada perintah dimana muslimah harus menutup auratnya, perintah ini tak lain dan tak bukan kecuali untuk memuliakan mereka⁣ Dan bukankah memang sudah semestinya sebagai seorang muslim kita akan bersikap dan bertindak selaras dengan Islam? Jika Islam mengatakan wajibnya berhijab, maka sebagai seorang muslimah kita akan bersikap dan bertindak selaras dengan perintah-Nya⁣ Bersikap menyetujui bahwa berhijab itu hukumnya wajib, dan bertindak dengan melaksanakannya: menutup aurat dengan segala ketentuan yang telah ditentukan dalam Islam sebagaimana yang telah Rasulullah contohkan⁣ ⁣ Kita sering mengatakan bahwa Rasulullah itu uswatun hasanah tapi hari ini ada juga yang memutuskan perkara jauh dari apa yang Rasulullah contohkan ⁣ Jika Allah telah menetapkan bahwa menutup aurat itu hukumnya wajib, Rasulullah telah mencontohkan maka alasan apa lagi yang bisa kita pakai untuk mengelakkan?⁣ So, sudah semakin mantap untuk menutup aurat sesuai syariat-Nya?๐Ÿ˜‰⁣ ⁣ #Hijabmu...

Antara Takdir dan Pilihan

Gambar
Pernahkah bertanya-tanya, “apakah semua yang kita jalani hari ini adalah hasil dari pilihan yang sudah dan akan kita ambil ataukah ini semua pilihan Allah semata yang Dia pilihkan untuk kita?⁣ ⁣ Adakah andil kita di dalamnya? Atau hanya Allah yang boleh memilihkannya?⁣” “Adakah andil manusia di kehidupan yang dijalaninya?” Ada. Lalu, bagian manakah yang kita punya andil atas hidup kita? Semuanya? Sebagian? Atau hanya sebagian kecil saja? Jatuh sakit itu memang takdir sih... Tapi kalau sebab munculnya sakit itu karena kita sendiri, itu lain lagi! Bukannya semua yang ada di diri kita ini hanya titipan? Termasuk salah satunya adalah kesehatan Nanti kalau “Yang Punya” nanya, mau jawab apa? “Iya ya Allah, aku kebanyakan makan micin”, *eh? "sebenernya kita punya andil gak sih terhadap hidup kita sendiri?" "apa selama ini ternyata kita "dipaksa" melakukan/meninggalkan suatu perbuatan: baik/buruk? atau malah sebenernya kita dikasih kebebasan memilih?"⁣⁣ ⁣⁣ Ternyat...