Tampil Kece Jadi Cewek Barbie?!
Dari sekian juta makhluk hidup, manusia jenis cewek yang biar dibilang cantik. Asalkan aku cantik, apapun aku akan lakukan. Pernah tahu cewek yang mengejar tranding topik cewek cewek bermodel Barbie gak? Cewek yang demam flu Barbie dengan wajah tirus, hidung pipih, wajah cantik, dengan kulit selembut kapan, sampai rambut yang dibentuk style boneka ala Barbie. Wadaw! Kacau gak sih? Dan kalau temen temen lihat bener kayak Barbie bangetttt.
Hello Barbie, Hasil Oplas?
Asal mula istilah Barbie Flu kisah Valeria Lukyanova, manusia Barbie asal Ukraina, mendapat publisitas Internasional dari V Magazine, majalah asal New York, Amerika Serikat. Flu ini sampai juga pada Eropa dan Amerika
Dannnn demi apapun aku bisa cantik, akan aku lakukan. Meski pun bisa terlihat seperti Barbie?😅 Orang udah gak mikirin lagi biaya, atau efek nantinya, yang bahkan banyak sekali dilakukan dari yang usia dini. Salah satunya bintang televisi Amerika Heidi Montang yang menjalankan operasi plastik dalam rentang waktu 3-4 bersamaan. "Saya hanya ingin menjadi Barbie"
Kalau uang pas pas an? Dan cewek cewek gak akan kehabisan akal. Sebab dengan keadaan zaman modern sekarang semua akses dari internet tentang informasi terlihat seperti Barbie.
Contoh aja kalau cewek untuk tampilan mata aja ada polanya dengan keinginan mata bulat ataupun tipis. Ada namanya kontak lens dan segala tetek bengek berbau demikian.
Lelah gak ngejar dunia semata untuk memenuhi wajah terlihat seperti Barbie? Lelah! Jangan tanya lagi! Nona nona sudah tahu kerap kali mereka mencokok dandanan mereka akan melakukan apapun meski dengan pendapatan yang salah pula.
Tahu gak sih Allah itu sangat menyayangkan kaum Hawa dengan kesempurnaan dan keistimewaan yang itu tiada habisnya ketika kita berfikir untuk mau sesuai syariat dan mengikuti aturanNya. Kok sampai sampinya bisa terpikir merubah penampilan. Bukan! Bukan hanya penampilan tapi, perombakan isi dalamnya. Astaghfirullah.
Hari ini kita melihat kaum hawa yang sangat memprihatikan dengan segala tumpuan masalahnya. Mereka khawatir dengan penampilan wajah, rupa badan, dan segala pernak pernik perubahan yang mana tak ada hisab di dalamnya. Sibuk make up, sibuk dengan kesibukannya yang tiada puas. Sampai kapan? Tak ada batas.
Tak pernah terpikirkan nanti akan menjadi abu, usang, dan tak dinilai demikian. Malah, akan menjadi siksaan bagi diri sendiri nantinya. Yang akan berpakaian sama kain kafan. Memangnya apalagi yang lebih layak kita pikirkan selain yang terdepan? Mau cantik kek, jelek, atau kata miskin itu tergantung proses menujunya. Mungkin bener sih mereka ingin meraih tujuan. Tapi, udah betul belum sasarannya?
Lagi pula, Allah udah kasih banyakkkkkkkkkk banget sesuatu untuk kita kaum hawa yang patut disyukuri. Tubuh normal, wajah sederhana, dan keadaan hidup yang sellau dilimpahkan syukur. Apalagi semuanya hanya model sesaat, siapa ngira nanti kalau uang sudah tamatkan riwayatmu dan selesai perawatan gitu aja? Apa iya masih seperti sediakan. Pastinya enggak kan?
Udah ya, gak usah aneh aneh. Yang ada aja dilakukan. Gak perlu ikut ikutan sana sini untuk memoles secantik apapun tapi, nilai taatnya null.
Dear, hidupmu terlalu misterius. Padahal kita tahu apa yang kita inginkan bisa jadi menjadi kehidupan yang ingin ditinggalkan kan? Ingin tidak menjadi sorotan publik. Ingin tak diketahui, tapi, apalah daya ketika sesuatu itu sudah terekam banjir dari dulu? Menyesal waktu dibelakang. Kalau di depan itu namanya perkenal. Udah non, gak usah macam macam. Hidup sederhana lebih membahagiakan. Daripada mengurusi banyak hal yang tidak penting?
Allah udah baikkkkkk banget dengan memuliakan, menjaga, dari menjadi anak yang terlahir di dunia sampai tua pun ia masih dan akan selalu membuat iri para bidadari surga yang sangat baik akhlaknya. Bukan hanya pameran dandanan saja yang membumi.
Ingat! Cantik gak perlu jadi Barbie! Cukup tampil apa adanya saja!

Komentar
Posting Komentar