JADI CEWEK ORI!



CANTIK DOANG GAK BIKIN KENYANG SIST!!


Hari gini kalo udah ngomongin soal cewek, bawaannya fisik. Kebanyakan. Bener gak sih? Apa aja deh yang bikin sosok cewek cantik dandanan nya. Kayak, kalo gak cantik ogak banget. Bahaya banget kalo cewek punya pikir. Lawak begitu, yang benahi nya soal kecantikan muluk! Pasti deh. Mau gak mau dia bakal ngelakuin apapun demi memenuhi hal apapun yang bisa bikin dia cantik. Secara polesan ntu number 1 dalam kepribadiannya.

Hari harinya perawatan non stop. Dikit-dikit bedakan, dikit-dikit kacaan, dikit-dikit poles bibir de el el yang dimana itu pemenuhan yang harus dipenuhi secara terus-menerus. Kalo diteriknya matahari yang bisa nyengat sampai kulit, apalagi Sampek bikin peta alias belang baru, biuh ributnya kek kehilangan induk ayamnya. Dan wajar banget dong, secara kamus terbesarnya adalah kecantikan, jadi kalo udah lepek, jelek, kucem, dan gak berbentuk ntu bakal ngerusak citranya (katanya). Kalo udah begitu bikin gila sedunia! Capek deh!

Jadi cewek jangan cuma pinter berbenah dandanan aja. Tapi giliran otak bermodal malah jadi zonk! Kan sayang, udah bergelut dan terampil lihai dalam kecantikan yang bikin dia cantik, tapi giliran urusan buku tutup telinga. Mending ke laut aja!

Kudu Gimana?
Bikin, sekiranya apa yang bisa menonjolkan kamu sebagai cewek asli, no kawe kawe. Zaman kini, cewek keren tuh yang pacaran, yang geng an, yang gosip an, yang oppa oppa. Emang, penting banget ya diikuti!? Padahal kalo kita lihat sisi sejarah jaman dulu sosok perempuan yang bisa kita ambil teladan dari mereka. Jadi, gak cuman masalah make up!

Cewek kan ya? Apalagi pasti yang bakal jadi pembesar ibu dalam rumah tangganya nanti yang stok syaratnya gak melulu cantik. Emang kalo modal cantik aja, bikin hati kenyang? Eh, pas barengan ternyata gak bisa apa apa! Padahal yang awalnya bakal nerima apa adanya, padahal mah, ogah! Ya gitu sih isinya bawaan eksistensi melulu dalemnya.

Coba deh korek kisah kisah istri Nabi Aisyah Ra. Yang pintar dalam ilmu agama, apalagi dengan bawaan riwayat hadits dari Nabi yang beliau hafal dan tulis ribuan perkataan itu dengan kecerdasan dan keahlian beliau dalam banyak bidang. Atau seorang Khodijah istri tersayang beliau pedagang kaya raya yang senantiasa membatu menghidupkan jalan dakwah awal awal beliau menerima Islam, bahkan sebelum tahu tentang seorang suaminya yang akan menjadi Nabi.

Cewek, harus tau diri banget, ditambah cita cita yang jadi muslimah sejati. Skip! Itu sih bukan cita cita, lebih tepatnya keharusan setiap wanita muslimah. Cewek tuh, bikin junjungan tinggi dalam dirinya serta martabat yang selalu mengiringi gerak langkah kemuliaannya. Inisiatif kecerdasan yang siap dengan segala tanggung jawab sebagai pribadinya, mampu menjaga kehormatan dengan baik, serta memegang keteguhan hati dalam kepada Al-Qur'an dan Sunnah². Bisa mengayomi keluarga dengan baik dan menyayangi persoalan sekitar. Lemahnya yang ia bawa berdoa, rapuhnya yang ia sandarkan kepada ahliNya, serta penguat visi dalam mencari setiap aspek yang harus dimiliki untuknya dan juga agamanya.

Posisi perempuan itu diibaratkan tegaknya perubahan peradaban suatu negri seperti perkataan hadits, "Wanita adalah tiang Negara. Jika baik wanita dalam suatu Negara, maka baik pula Negara tersebut. Pun sebaliknya. Ketika wanita buruk di suatu Negara, maka buruk pula Negara tersebut."

Sudah kenal sosok dari Nusayba binti Ka'ab belum? Nusayba binti Ka'ab Al Ansariyah yang perangai dari beliau wajib kita teladani sebagai pelopor peradaban kaum perempuan. Beliau dijuluki sebagai Ummu Umarah yakni Ibunya Para Pemimpin. Perempuan pemberani yang penuh perjuangan untuk mengusung nama Islam dalam Perang Uhud bersama Nabi Muhammad Saw. Beliau merupakan salah satu dari dua wanita yang melakukan Bai'at Aqobah kedua kepada Rosulullah Saw bersama para sahabat dengan 73 orang laki laki lainnya utusan Anshar dari Madinah yang datang ke Mekah.

Kisah yang lebih menggugah dari seorang Nusayba adalah ketika kepahlawanannya unik membela serta melindungi Nabi Saw dalam perang Uhud. Yang pada saat itu awalnya beliau hanya menjadi bidang logistik dan medis bersama dengan wanita lainnya. Namun, tatkala melihat pasukan musuh masuk dalam pasukan muslim, beliau tak lengah dengan mempertaruhkan dirinya sebagai keselamatan untuk Nabi Muhammad Saw.

Lepas itu Nabi Muhammad Saw memberikan saksi bahwa seorang Nusayba telah melindungi diri beliau dengan gagah dan berani tanpa merasa takut sedikit pun. Dalam perolehan perang itu Nusayba dapat 12 luka di sekujur tubuhnya, yang paling parahnya di leher. Dan Nusayba tak pernah mengeluh ataupun merintih kesakitan apalagi sampai menangis sebab luka yang dikenalnya. Keberaniannya itu pula yang Nabi gelari dengan Perisai Nabi. MasyaAllah! Betapa gigihnya perjuangan yang sudah ditorehkan beliau dalam melindungi Nabi Muhammad Saw tercinta.

Hari gini inget Nusayba binti Ka'ab. Boro boro inget, mungkin kenal aja nggak. Padahal kisah mengharukan nya yang bikin mewek klepek klepek kaum hawa. Paling paling sekarang yang tersohornya dalam kamus para cewek soal kecantikan, dandanan, serta ketenaran yang melulu dibuaikan!

Kira kira, siap belum seperti Nusayba binti Ka'ab? Harus siap dong! Dan perlu sadar pula sist, kalo perjuangan itu bukan karena alat dandanan aja yang menonjol, tapi otak zonk! Sebab haruslah kita ketahui bahwa ilmu agama itu yang paling penting dan yang paling cerdas bawaan semua kaum hawa, khususnya muslimah. Gak lagi mantengan kaca sampek terbelah gitu kali! Ngaji Kaffah biar eksistensi tinggi dihadapan Allah dan para kaum perjuangan Islam. Kamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMI PENANTIAN LUKA #1

Bukan Sekadar Teori

Edisi Ramadan_Bersama dalam Ketaatan