Kenangan



Pernahkah kita merencanakan pertemuan? Adakalanya kita akan menurut dengan takdir, dan pada akhirnya susah untuk move dari kenangan takdir. Hidup kita amat rumnyam. Tak ingin mengenal, tapi sudah terlanjur kenang. Kita pernah bersama, menjalani kisah kasih masa sekolah yang terombang ambing. Kita bersatu karena tujuan. Tujuan kita sama sama meraih ridho semua asatidz asatidzah. Berharap dengan patuh pada mereka, kami pun bisa pergi nun jauh dengan kegemilangan impian lewat doa doa mereka.
.
Maaf ustadzah, jika kami tak banyak membuat kalian bahagia. Lebih dari itu, banyak kesalahan kami yang sudah sudah dahulu. Kami banyak tau tentang semua rencana kalian dan semua yang kalian inginkan adalah impian masa depan kami. Kami cinta dan rindu serindu rindunya, pada masa yang hanya bisa kami kenang kembali. Pada muara indahnya kenangan di sekolah, di kamar, dan di semua tempat yang penuh dengan kenangan. Cintamu akan kami kenang selalu dalam hati, keadaan suka maupun duka.
.
Bahagia kami adalah dari kalian semua. Pecinta yang selalu mengasihi kami dengan belahan kasih sayangnya. Yang banyak tidak dimengerti, namun banyak mengandung makna tersirat. Cintamu tak bisa kami balasan, kasihmu takkan pernah tergantikan. Pengorbanan serta kesetiaan membimbing kami selama masa masa itu adalah hal yang paling mengesankan.
.
Islam akan selalu diperjuangkan, dan kenangan manis perjuangan satu suara selalu ada dalam setiap moment kehidupan di pesantren. Terimakasih pun tak bisa mewakili perasaan kalian terhadap kami tapi, mohon doanya selalu, untuk murid yang mungkin banyak mengurai dosa, yang tak bisa dimaafkan satu persatu bilangan salahnya.
.
๐Ÿ˜˜Miss them n our memories ๐Ÿ˜

#AKY
#AMK5
#AMKChapterProbolinggo


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMI PENANTIAN LUKA #1

Bukan Sekadar Teori

Edisi Ramadan_Bersama dalam Ketaatan