Izin Pasca Di Ar rofi'iyyah


Malam menyapa Rindu
.
Adakah hati ini ingin bertemu? Berucap sua seakan lama tak bertemu? Meratap kasih bersama puluhan kenangan pilu? Bermuara cinta seolah tak menghujam dalam dada. Duka kasmara seolah tak menjadikannya buta. Cinta, seolah bertepuk satu tangan mengarahkan satu tangan lainnnya. Berharap dengan hal menye apapun kita tetap satu suara, satu perjuangan, dan satu rekontruksi pembelaan Islam.
.
Aku di sini dan kau di sana.
Sudah 2 tahun kini kami merintis karir di luar, dimana masyarakat satu patu padu menyertai. Berbagai pemikiran kian terus merasuki tapi, kita tetap satu kekeuhan. Bersama barisan perjuangan yang tetap harus diberlanjutkan.
.
Tanpamu, apalah aku kini?
Kini tak lagi sama seperti dahulu kala ketika kita masih disatukan dengan satu pemahaman yang sama. Satu perjuangan sama. Akan kah rindu itu kembali? Menguasai diri tanpa henti tapi? Mau tak mau, hidup tak hidup kita harus tetap bersikukuh dalam jalan agamaNya. Menyeru pada hal yang baik dan mencegah adanya hal yang Munkar. Bongkar semua keburukan dan sebarkan semua kebaikan. Hiraukan apa yang tidak perlu kau indahkan. Kata kata, perdebatan adalah hal yang sia sia, yang dengannya kau tak akan hidup apa apa. Mendapat kemudharatan yang ada.
.
Hias kehidupan kian mewarnai tapi? Tak seorang bisa mewarnai kehidupan islam yang sempurna, paripurna, tinggal kita lebih gaungkan kembali seruan Islam ini. Agak tak makin merebak terus menerus pejuang Leberalisasi masa kini.
.
Hidup, akan tetap terus berjuang. Tanpa adanya penghalang Islam atau pun dengan adanya banyak menghalang Islam akan terdepan dan semakin terdepan kini, selamanya, hingga tetes darah penghabisan. Islam tak akan surut,meski dengan banyaknya murka permusuhan Islam Islam aka. Tetap satu!
.
Berjuang bersama, tetap selamanya.
.
Adakah pertemuan yang lebih indah antara seorang pejuang satu dengan pejuang lainnya? Akankah seindah titisan darah pengorbanan kita? Pemikiran satu padu yang ditujukan hanya karena Islam? Berjuang karena Islam? Mati karena Islam?! Dan kembalikan layaknya untuk Islam.
.
Islam. That only one more. No more.
I

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMI PENANTIAN LUKA #1

Bukan Sekadar Teori

Edisi Ramadan_Bersama dalam Ketaatan