Bukan teman biasa
Aku tak pernah merencana semua yang terjadi. Terlepas, apa yang menimpa diriku tak menguat dalam semangat juangku. Tak ada upaya tuk ingin mencapai tujuan kesuksesan bersama. Memeluk cerita bunga yang sudah pernah disinggahi bersama.
.
Tertawa, terluka, menangis serta bahagia sudah kami alami bersama. Semenjak hari itu ada. Hari dimana kita ingin bersatu mencapai satu tujuan bersama. Mewarnai indahnya bajaasa Arab yang berbahasa surga untuk kita senangi belajar meski banyak dari kita merasa lelah, letih, lesuh, saat cobaan materi yang sulit kita cerna.
.
Tapi, adakah lupa kalian? Ketika satu tanaman cinta akan memupuk rasa cinta yang lainnya. Dan akhirnya, bisa dengan terbiasa merasakan cinta yang awal dipaksa melabuh keinginannya kita.
.
Terkadang, kita lengah sebagai manusia. Banyak rasa salah yang sudah sudah kami alami. Kecewa akan banyak hal dan luput dengan segala kenikmatan yang harusnya kita syukuri.
.
Hai teman, kita berteman dengan bahagia. Bertemu luka menatap relungan pilu yang menyayat hati. Bertemu dan berpisah adalah hal yang beradu yang pantang untuk kita inginkan dan kita hindari.
.
Mari, sejenak merenungkan hakikat kebersamaan kita, untuk apa? Kebersamaan kita adalah tak lain mengharap ridho Nya. Semoga Allah mempertemukan kita sampai i Jannah Nya kelak. Teman, sayangku dan cintaku tak akan pernah pudar selama batas ketentuan syariat tak kulewati. Sayangku terlampau jauh untuk bisa menuntut ke jalan kebaikan. Aku memang bukan peri malaikat yang bisa membawa kalian untuk ke surganya yang pasti. Tapi, kita bersama untuk menyatukan kesetaraan dan keyakinan bahwa, segala aturanNya yang sudah tetap tak aakn mengubah apapun.
.
Mengkaji Islam jalan satu satunya. Menuju jalan yang lurus yang selalu dibenahi untuk lebih baik. Menikam jalan yang rusak dengan kelembutan hati memperbaiki diri. Menjaga diri dari yang tidak diperlukan. Dan membatasi diri untuk hal yang tidak diinginkan.
.
Cinta dan kasih. Sanggup kah raga ini menuntun kebersamaan kita menuju surgaNya nanti? Maafkan, jika aku sebagai teman belum menjadikan yang terbaik tapi, cinta dan kasih ku selama ini,nanti dan mendatang adalah caraNya untuk kita tetap dipertemukan hingga Jannah Nya kelak. Insyaallah.

Komentar
Posting Komentar